Bisa dibilang ini cerita fiksirealiti. kenapa bisa begitu? karena nama si tokoh disamarkan tetapi ceritanya reality alias nyata.
Saya hanya memposting cerita nya saja, karena saya pikir setiap orang pernah mengalaminya salah satu bagian dari cerita ini atau sama persis seperti cerita ini. Dan saya pun pernah mengalami seperti beberapa bagian dari cerita ini.
Baiklah kita mulai ceritanya. Si tokoh atau penderitanya saya beri nama Sarah.
jangan tanya kenapa saya beri nama Sarah, karena nama itu terlintas saja dalam pikiran saya ketika mengetukkan jari di atas keyboard ini.
Sarah seorang perempuan berusia tidak jauh dari saya atau kita bilang saja sebaya dengan saya. sama seperti kebanyakan perempuan lain dari kecil hidup bahagia bersama orang tua dan saudara - saudaranya serta keluarga besar neneknya. karena merasa semua orang menyayanginya maka ditengah - tengah keluarganya dia menjadi superior tetapi dia sangat menyayangi saudara - saudaranya dan keluarga besarnya. Sarah menjadi kebanggaan keluarga besarnya disetiap acara keluarga nenek, kakek, paman, tante, saudara - saudaranya selalu membangga- banggakan dirinya, menceritakan dirinya setinggi langit. Sarah dari kecil selalu menjadi kebanggaan orang tua nya sampai sekarang pun tetap menjadi kebanggaan orang tua nya. (dari hasil menjadi pendengar cerita ibunya Sarah). Ditengah keluarganya Sarah dikenal sebagai anak yang pendiam, tidak bisa bergaul, tidak mempunyai teman. Sejak kelas I SMP Sarah dimasukkan ke sebuah sekolah swasta favorit dan tinggalnya di asrama, Sarah tinggal di asrama SMP dan SMA. Padahal setahu saya Sarah mempunyai banyak teman, pada awalnya berkenalan dengan Sarah dia pendiam tetapi jika kita membuka diri dan memulai pertemanan dengannya dia kan menyambut dengan sangat hangat, dia menjadi teman yang selalu dapat di andalkan walaupun kadang - kadang menyebalkan ... uups maaf .... hehehehe ... mungkin ini karena pengaruh sifat superiornya di tengah - tengah keluarganya. Karena bisa dibilang dia besar remaja di asrama jauh dari keluarga menjadikan dia anak yang mandiri tetapi tidak dekat secara emosional dengan kedua orang tua dan saudara - saudaranya. Disekolah dia mempunyai banyak teman baik laki - laki maupun perempuan. Dia mempunyai beberapa sahabat tempat dia berbagi emosi suka dan duka (terutama soal cowok) yang dia alami yang tidak pernah bisa dia bagi ke keluarganya apalagi kepada ibunya. Sarah bilang dia hanya bisa menuliskan curahan hatinya untuk ibunya hanya lewat diary yang hanya dia dan tuhan saja yang tahu apa isi diary itu (kecuali klo ada yg nyuri - nyuri baca ).
===================================================================================
Ibuu
aaah ibu aku ingin sekali bergelayut manja ditanganmu sambil bercerita tentang apa saja yang aku temui hari ini
aaah ibu, aku ingin sekali bersandar di punggungmu sambil bercerita tentang semua cita - citaku yang ingin aku capai
aaah ibu, aku ingin sekali meletakkan kepalaku dipangkuanmu sambil bercerita tentang laki - laki yang aku sukai
Tapi ibuu kenapa lidahku keluh ...
Ibu tahukah ibu hari ini aku bertemu dengan pelangi yang melengkung indah diatas jalan yang aku lewati waktu pulang.
Ibu tahukah ibu aku ingin menjadi penyanyi, tapi buu suaraku sepertinya sumbaaang
tahukah ibu aku juga ingin menjadi dokter, menjadi guru, menjadi professor, mejadi semua yang dapat membanggakan dan membuat ayah dan ibu bahagia
Ibu, aku punya rahasia ... mmm ... aku menyukai seseorang buu ...
Ibu tahukah ibu kapan pertama kali aku menyukai laki - laki ...
waktu pertama kali ada rasa suka kepada laki - laki di dalam hatiku, aku ingin sekali berlari dan bercerita tentangnya kepadamu bu ... Tapi lidahku keluuh ...
Buu, aku pertama kali menyukai teman laki - laki waktu kelas 3 SMA buu, ibu mau tahu namanya gak? namanya Steven, dia selalu meminjam buku catatanku bu, tapi sayangnya rasa suka ku itu ternyata tidak berbalas ...aaah ibuu tahukah ibu bagaimana sedihnya aku ketika aku tahu dia berpacaran dengan adik kelasku buu.... aku menangis tanpa suara dibawah selimut ... sendirian ...
aku tahu jika aku berlari mencarimu dan menangis dipangkuanmu pasti air mataku akan engkau hapus buu dengan kelembutan kasihmu .... Tapi langkah ku berat ... sehingga aku menangis sendirian ...
waktu pun berlalu buu dan aku bisa melupakan steven tanpa aku sadari setelah aku dekat dengan temanku disemester I, namanya Joddy bu, dia anak Jakarta, kemana - mana kami selalu berdua buu, kalau temanku bilang rasa suka ku kepada Joddy terlihat jelas dari wajahku buu, semua orang tahu kalau ada Joddy disitu pasti ada aku, begitu juga sebaliknya. Aah ibu tahukah engkau buu, aku menyatakan rasa suka ku kepada Joddy lewat surat buu, besoknya sikap Joddy biasa seperti hari - hari sebelumnya, hubungan tanpa status ini berjalan hampir 4 tahun buu .... aaah ibu ternyata aku lelah menunggu status hubunganku dengan Joddy. Seperti biasa kalau aku ada masalah aku pun mencurahkannya kepada shabat - sahabatku buu, tanpa sengaja salah satu sahabatku keceplosan kalau dari awal Joddy itu sukanya sama salah satu sahabatku buu ... awalnya tidak percaya tetapi setelah diamati kalau Joddy sudah mulai terang - terangan jalan berdua dengan sahabatku bu .... hatiku hancur buu ... laki - laki yang aku cintai jalan dengan sahabatku .... aaah ibu hatiku remuk redam ... dan kembali aku menangis sendirian ....
Untuk menghilangkan rasa sedihku aku melakukan semua kegiatan buu agar pikiranku tidak diisi tentangan semua kenangan bersama Joddy buu, kemudian aku berkenalan dengan seseorang, dia adalah kakak kelasku buu , aku tidak tau kenapa bisa dekat dengan dia, ooo iya namanya Andi buu, kebersamaan dengan Kak Andi ini membuatku mulai melupakan Joddy, entah kenapa aku menerima saja ketika Kak Andi menanyakan kesediaanku untuk menjadi pacarnya, dan aku pun tertipu untuk kesekian kalinya buu ternyata aku dijadikan sebagai pelarian oleh kak Andi karena dia baru putus dengan pacarnya, setelah hubungan kami berjalan ternyata dia balikan lagi dengan mantan pacarnya ... saat dimana aku membutuhkan support seseorang ternyata dia mengkhianatiku buu .... aaah ibuu hatiku remuk redam untuk kesekian kalinya ... dan aku pun menangis sendirian lagi buu ... (#Redaksi: bagian yang ini kok mirip dengan kisah gue :P).
Untuk melupakan kak Andi, aku membutuhkan waktu 4 tahun buu ... menutup dan menyembuhkan luka hati yang bernanah. sampai aku bertemu dengan seorang laki - laki di tempat kerjaku, aah ibu tauu gak buu kenapa aku menyukainya karena agamanya bagus, dia ramah bu, baik, tutur katanya santun. tapi usianya 2 tahun dibawahku buu dan namanya Opik. Dia selalu ada saat aku membutuhkan seseorang. Bisa jadi kedekatan kami itu hampir berjalan satu tahun, aku berfikirnya karena sudah sama - sama dewasa jadi tidak perlu suatu "pernyataan" yang seperti pernyataan yang dibutuhkan anak SMA atau kuliah. Tapi aku salah lagi buu, harusnya aku belajar dari pengalamanku bersama Joddy kalau suatu hubungan itu harus ada "pernyataan". karena dia dengan seenaknya meninggalkanku hanya dengan ucapan "kita berteman saja" .... dan yang lebih menyakitkan lagi buu ternyata aku menjadi salah satu dari perempuan - perempuan yang akan dipilihnya menjadi istrinya jadi dia dengan seenaknya saja meninggalkanku ... aah ibuu untuk kesekian kalinya hati anakmu ini remuk redam .... dan untuk kesekian kalinya aku menangis karena laki - laki buu ....
Kalu orang bilang untuk menyembuhkan luka hati itu adalah waktu, ada benarnya juga ...
Buu tahu tidak buu setiap aku pulang dan bertemu dengan sanak keluarga yang mengingatkan umurku yang tidak muda lagi dan menanyakan kapan aku menikah, awalnya aku anggap angin lalu pertanyaan mereka tetapi kalau aku melihat wajah ayah dan ibu yang terdiam, hatiku seperti disayat sembilu buu ... maafkan anakmu ini buu yang membuat ayah dan ibu khawatir ...
Buu tahukah ibu, karena berkali - kali kecewa menjalin hubungan, aku hanya berpasrah diri buu, mungkin karena fisik ku yang sangat - sangat biasa dengan tinggi badan yang bukan ukuran ideal untuk ukuran wanita cantik atau apalah aku pun tidak tahu buu... tahukah ibu kalau anakmu ini sejak kecewa untuk sekian kali menjadi tidak percaya diri ...
Untuk menyembuhkan luka lama ku buu aku memutuskan pindah tempat kerja, setelah satu tahun ditempat yang baru ini aku dekat dengan seseorang bu tapi dia juniorku buu, kami sangat dekat kemana - kemana kami berdua, awalnya tidak ada rasa apa - apa hanya sebagai teman biasa, tanpa saya sadari rasa itu pun datang ketika ada sesorang perempuan muda ada diantara kami. Tahukah ibuu kalau anakmu ini sudah mulai menyandarkan harapan kepada laki - laki ini, tetapi lingkungan sekitar sudah mulai membuka suara secara halus kalau laki - laki ini hanya sepadan dengan perempuan yang sebaya atau dibawah umurnya. Dan sepertinya laki - laki ini terpengaruh, dan akhirnya anakmu ini kembali tersingkir buu ... tahukah ibu ketika anak mu ini mendapatkan berita kalau laki - laki ini jadian dengan perempuan muda itu, hati anakmu ini kembali hancur berkeping - keping dan menangis tersungkur disajadah.
aaah ibuu anak mu ini lelah, lelah sekali, dari lubuk hati yang paling dalam anakmu ini ingin berlabuh sejenak sampai tiba saatnya untuk berlayar kembali tetapi ternyata pelabuhannya tidak mengizinkan buu ...
Buu, kapankah tiba waktu anakmu ini berlabuh dan menemukan pelabuhan yang lapang yang menerima sepenuh hatinya .... Sungguh buu .... A K U S A N G A T L E L A H ....
=====================================================================================
#ngusap - ngusap air mata
waktu denger cerita Sarah dan baca diary nya aseli nangis sesenggukan. Bukan loo aja Sar yang punya kisah tragis, kisah gue lebih tragis lagi Sar kalo diceritain lebih malu lagii pastinya ....
Tuesday, January 3, 2012
Curahan Hati Sarah
Subscribe to:
Post Comments (Atom)










0 komentar:
Post a Comment