Monday, December 19, 2011

Trip in Saturday to Tangkuban Perahu Moutain



Pada hari sabtu kemarin bertepatan dengan hari Aiko dan teman - teman sekolahnya liburan bersama ke Pangalengan,Teh Rike (ibunya Aiko) mengajak jalan - jalan. rencananya pagi - pagi setelah mengantar aiko ke sekolah untuk berangkat bersama teman - temannya, teh Rike mau ngajak ke Tangkuban Perahu, secara belum pernah masuk ke lokasi Tangkuban Perahu sebenarnya karena sebelumnya pernah ke Tangkuban Perahu tapi hanya sampai di depan gerbang masuknya saja mengingat kesananya jam 12 malam :)
Semua tau doonk tentang kisah or legenda Tangkuban perahu yang mengisahkan Sangkuriang yang mencintai ibu kandungnya sendiri, cinta disini bukan antara anak ke ibunya tetapi cintaseorang laki - laki kepada seorang perempuan .... hedehh bener - bener kualat tuuh Sangkuriang... saya tau cerita ini ketika di tingkat sekolah dasar. Tapi jangan salah saya mengenal seseorang yang sampai saat ini walaupun sudah menyandang gelar sarjana tidak mengetahui tentang kisah atau legenda Tangkuban Perahu ... Kisahnya saya insert ke sini yaa .... pastinya ini hasil copas ...



"Tangkuban Perahu artinya adalah perahu yang terbalik. Diberi nama seperti karena bentuknya memang menyerupai perahu yang terbalik. Konon menurut cerita rakyat parahyangan gunung itu memang merupakan perahu yang terbalik.
Beribu-ribu tahun yang lalu, tanah Parahyangan dipimpin oleh seorang raja dan seorang ratu yang hanya mempunyai seorang putri. Putri itu bernama Dayang Sumbi. Dia sangat cantik dan cerdas, sayangnya dia sangat manja. Pada suatu hari saat sedang menenun di beranda istana, Dayang Sumbi merasa lemas dan pusing. Dia menjatuhkan pintalan benangnya ke lantai berkali-kali. Saat pintalannya jatuh untuk kesekian kalinya Dayang Sumbi menjadi marah lalu bersumpah, dia akan menikahi siapapun yang mau mengambilkan pintalannya itu. Tepat setelah kata-kata sumpah itu diucapkan, datang seekor anjing sakti yang bernama Tumang dan menyerahkan pintalan itu ke tangan Dayang Sumbi. Maka mau tak mau, sesuai dengan sumpahnya, Dayang Sumbi harus menikahi Anjing tersebut.
Dayang Sumbi dan Tumang hidup berbahagia hingga mereka dikaruniai seorang anak yang berupa anak manusia tapi memiliki kekuatan sakti seperti ayahnya. Anak ini diberi nama Sangkuriang. Dalam masa pertumbuhannya, Sangkuring se lalu ditemani bermain oleh seekor anjing yang bernama Tumang yang dia ketahui hanya sebagai anjing yang setia, bukan sebagai ayahnya. Sangkuriang tumbuh menjadi seorang pemuda yang tampan dan gagah perkasa.
Pada suatu hari Dayang Sumbi menyuruh anaknya pergi bersama anjingnya untuk berburu rusa untuk keperluan suatu pesta. Setelah beberapa lama mencari tanpa hasil, Sangkuriang merasa putus asa, tapi dia tidak ingin mengecewakan ibunya. Maka dengan sangat terpaksa dia mengambil sebatang panah dan mengarahkannya pada Tumang. Setibanya di rumah dia menyerahkan daging Tumang pada ibunya. dayanng Sumbi yang mengira daging itu adalah daging rusa, merasa gembira atas keberhasilan anaknya.
Segera setelah pesta usai Dayang Sumbi teringat pada Tumang dan bertanya pada pada anaknya dimana Tumang berada. Pada mulanya Sangkuriang merasa takut, tapa akhirnya dia mengatakan apa yang telah terjadi pada ibunya. Dayang Sumbi menjadi sangat murka, dalam kemarahannya dia memukul Sangkuriang hingga pingsan tepat di keningnya. Atas perbuatannya itu Dayang Sumbi diusir keluar dari kerajaan oleh ayahnya. Untungnya Sangkuriang sadar kembali tapi pukulan ibunya meninggalkan bekas luka yang sangat lebar di keningnya.Setelah dewasa, Sangkuriang pun pergi mengembara untuk mengetahui keadaan dunia luar.
Beberapa tahun kemudian, Sangkuriang bertemu dengan seorang wanita yang sangat cantik. Segera saja dia jatuh cinta pada wanita tersebut. Wanita itu adalah ibunya sendiri, tapi mereka tidak saling mengenali satu sama lainnya. Sangkuriang melamarnya, Dayang Sumbi pun menerima dengan senang hati. Sehari sebelum hari pernikahan, saat sedang mengelus rambut tunangannya, Dayang Sumbi melihat bekas luka yang lebar di dahi Sangkuriang, akhirnya dia menyadari bahwa dia hampir menikahi putranya sendiri. Mengetahui hal tersebut Dayang Sumbi berusaha menggagalkan pernikahannya. Setelah berpikir keras dia akhirnya memutuskan untuk mengajukan syarat perkawinan yang tak mungkin dikabulkan oleh Sangkuriang. Syaratnya adalah: Sangkuriang harus membuat sebuah bendungan yang bisa menutupi seluruh bukit lalu membuat sebuah perahu untuk menyusuri bendungan tersebut. Semua itu harus sudah selesai sebelum fajar menyingsing.
Sangkuriang mulai bekerja. Cintanya yang begitu besar pada Sangkuriang memberinya suatu kekuatan aneh. Tak lupa dia juga menggunakan kekuatan yang dia dapat dari ayahnya untuk memanggil jin-jin dan membantunya. Dengan lumpur dan tanah mereka membendung air dari sungai dan mata air. Beberapa saat sebelum fajar, Sangkuriang menebang sebatang pohon besar untuk membuat sebuah perahu. Ketika Dayang Sumbi melihat bahwa Sangkuriang hampir menyelesaikan pekerjaannya, dia berdoa pada dewa-dewa untuk merintangi pekerjaan anaknya dan mempercepat datangnya pagi.
Ayam jantan berkokok, matahari terbit lebih cepat dari biasanya dan Sangkuriang menyadari bahwa dia telah ditipu. Dengan sangat marah dia mengutuk Dayang Sumbi dan menendang perahu buatannya yang hampir jadi ke tengah hutan. Perahu itu berada disana dalam keadaan terbalik, dan membentuk Gunung Tangkuban Perahu(perahu yang menelungkub). Tidak jauh dari tempat itu terdapat tunggul pohon sisa dari tebangan Sangkuriang, sekarang kita mengenalnya sebagai Bukit Tunggul. Bendungan yang dibuat Sangkuriang menyebabkan seluruh bukit dipenuhi air dan membentuk sebuah danau dimana Sangkuriang dan Dayang Sumbi menenggelamkan diri dan tidak terdengar lagi kabarnya hingga kini.
"

Berangkat dari rumah sekitar jam 9 pagi via Tolo Kopo - Pasteur, kebetulan rumah teh Rike didaerah Kopo permai memakan waktu sekitar berapa jam y? sekitar jam 11 (mungkin) kita sampai di area gunung Tangkuban Perahu, kalo gak salah tiket masuk kena Rp 45 ribu (sorry bukan saya yang bayar dan kondisi emosi saya lagi blm stabil jadi kurang memperhatikan), tiket masuk sebesar itu untuk 4 orang dewasa dan mobil. Baru kali ini saya ke tempat wisata yang petugas tiket masuknya perempuan - perempuan muda dan cantik tikal muka orang sunda, geulis yaa kata orang sunda ... hahaha ... jadi ingat kalo makan di Ceu Mar setiap pembeli laki - laki selalu dipanggil dengan sebutan Kasep sedangkan yang perempuan dipanggil dengan Geulis ....
Oke kita balik lagi tentang trip ke Tangkuban Perahu, beberapa saat setelah memasuki area Tangkuban Perahu sudah tercium bau Belerang, sebagai catatan Gunung Tangkuban Perahu termasuk dalam gunung api aktif. menurut salah seorang Tukang Kuda ( yang menyewakan Kuda tunggangan), gunung ini mempunyai 12 kawah (tolong dikoreksi kalo salah) seperti kawah Omas, kawah Ratu (kawah yang paling besar) de el el.
Setelah sampai di atas gunung Tangkuban Perahu ternyata disana sudah ramai dengan para pengunjung yang sebagian besar dari Malaysia kalau dilihat dari cara berpakaian dan bahasa mereka.




Sayangnya dari pihak pengelolah kurang sigap dalam memberikan informasi tentang Gunung Tangkuban Perahu. Saya memasuki bangunan yang disana tertulis "Kantor Informasi" tetapi yang saya dapatkan hanya maket gunung Tangkuban perahu yang sangat minim informasi tentang apa itu gunung Tangkuban Perahu dan petugas yang sepertinya enggan memberikan penjelasan kepada pengunjung yang masuk ke kantor informasi.
Di area sekitar gawah kunung sudah dikelilingi oleh bangunan - bangunan yang menjual pernak - pernik yang menurut saya sangat mengganggu pemandangan.
Dipinggir kawah terdapat informasi tentang terbentuknya gunung api tapi sangat disayangkan karena informasi itu sudah tidak bisa dibaca lagi oleh pengunjung karena lapisan plasti/fiber yang membungkus lembaran informasi itu sudah rusak. Dan sepertinya tidak ada niatan dari pihak pengelolah untuk memperbaikinya. :(
Setelah berkeliling sejenak dan tidak ada pemandangan yang bisa diharapkan untuk memuaskan rasa keingintahuan tentang Tangkuban Perahu ditambah kabut yang sudah mulai turun menutupi area sekitar gunung Tangkuban Perahu, maka kami memutuskan untuk meninggalkan gunung Tangkuban Perahu.





Kemudian diputuskan perjalanan dilanjutkan menuju Pangalengan sekalian untuk menjemput Aiko yang sedang bermain dikolam pemandian air panas Cibolang di area perkebunan teh PTPN VIII Malabar.
Di pertengahan perjalanan sekitar jam 13.30 kami memutuskan untuk istirahat makan siang di Rumah Sosis. Sesuai dengan namanya makanya produk utama dari tempat ini adalah sosis. Sosis bakar nya maknyuus kalo kata Pak Bondan. Di Rumah Sosis ini istirahat makan dan Sholat. untuk menu makan siang saya memilih Sop Buntut Goreng dengan minuman Blueberry Juice.
Setelah selesai makan siang dan sholat perjalanan dilanjutkan kembali melewati jalan Tol Pasteur - Moh Toha, setelah keluar dari pintu tol Moh Tol yangbkami hadapi adalah kemacetan dan hujan sehingga bisa dibayangkan sampai di Pangalengan jam menunjukkan pukul 15 dengan cuaca mendung seperti jam 18 or maghrib.
Sebetulnya Pemandian Air Panas Cibolang ini sudah pernah dikunjungi, sayangnya pengelolaan pemandiannya bagi saya sangat jauh dari layak dan bersih berbeda jauh dengan Pemandian Air Panas Ciater. Pukul 17 lewat kami meninggal Pemandian Air Panas Cibolang menuju Bandung kembali tetapi di tengah jalan si Aiko mengusulkan untuk main sekalian makan malam, maka diputuskan oleh teh Rike untuk makan malam di Puncrut daerah atas yang dimalam hari bisa memandangi suasana malam Kota Bandung. Karena Kota Bandung macet disetiap weekend maka sampai di puncrut jam sudah menunjukkan hampir pukul 11 malam. Kami meninggalkan Puncrut sekitar pukul 12 malam.
Karena kamidatang waktu malam minggu jadi bisa dibayangkan yang kami temui banyak pasangan - pasangan yang juga menghabiskan malam minggumereka di daerah puncrut untukmenikmati keindahan kota Bandung dari atas .... Soo romantis yaaa... tinggal saya yang jomblowati gigit jari mupeng liat orang punya pasangan semua .... hahahaha ....

Share

1 komentar:

YouRha The X_PloReR said...

besok2 ne kesana bawa suami j lagi mbak..hehe
lebih baik suami dripda pacar, statusnya jelas..ntr kena razia satpop PP gag ada kartu pacarannya..#sok nasehatin

Ikuuuut yuuuuks ........