Wednesday, March 18, 2009

Kenapa Gedung World Trade Center yang Megah Dapat Hancur?

Hari Sabtu kemaren mendapatkan ilmu dan wawasan dari Pak DR. IR. Gunawan Tansil, M.Eng.
Kebetulan yang di bahas tentang gedung bertingkat tinggi, lebih tepatnya jenis - jenisnya. Karena ini mengenai jenis - jenis gedung bertingkat berdasarkan konstruksinya makanya nama WTC jadi ikut - ikut terbawa.
Gedung bertingkat itu mempunyai jenis sebagai berikut :
1. Frame ---> menggunakan baja, biasanya untuk gedung 20 lantai, di spesifik lagi ke
- Rigid Frame, konstruksi sangat kokoh (jika perencanaannya benar tentunya)
- Super Frame, frame lebih ringan, kecil dan kuat serta menggunakan beton komposit
2. Shear Wall ---> biasanya pada gedung 40 lantai
3. Frame - Shear Wall ---> untuk gedng > 40 lantai, shear wall biasanya diletakkan pada bagian elevator dan berbentuk U dibagian tengah gedung, yang berfungsi sebagai penguat
4. Frame Tube ---> pada gedung pencakar langit
5. Tube in Tube
6. Modular Tube

Gedung pencakar langit biasanya menggunakan bentuk Tube (segi empat), karena memperhitungkan beban angin yang bekerja.
jenis tube sendiri bermacam - macam :
- Frame Tube seperti WTC
- Tube in Tube
- Modular Tube
- Trussed Tube
- Bundled Tube --> gabungan beberapa Tube

Karena Beban Angin yang bekerja lebih dominan pada konstruksi gedung pencakar langit maka dipilih material yang ringan dan kuat untuk konstruksinya. Maka pilihan material jatuh kepada Baja. Coba bayangkan jika menggunakan material beton untuk gedung pencakar langit dimensi balok dan kolomnya sebesar apa untuk gedung ratusan lantai.
Pada perhitungan perencanaan gedung berdasarkan Berat sendiri, Beban Mati, Beban Bergerak, Beban Angin, dan Beban Gempa.
Sekarang kita membahas tentang gedung WTC, gedung tsb jenis Frame Tube, yaitu kolom utama terletak di bagian paling luar dengan material Baja.
Menurut dosenku, teroris yang menyerang gedung WTC sangat pintar, pesawat di tabrakkan pada ketinggian tertentu (lantai 80-an kalo gak salah). Seperti kita tahu bahan bakar pesawat (avtur)jika terbakar mempunyai titik panas yang tinggi yang dapat memuaikan baja.
Sedangkan material gedung WTC adalah Baja. Baja yang terbakar pada suhu 600 derajat Celcius akan mengalami pengurangan kekuatan 50 %. jadi bisa dibayangkan jika Baja pada lantai yang terbakar mengalami pengurangan kekuatan 50 % maka secara otomatis gedung bagian atas akan ambruk menimpah bagian yang bawah karena gedung bagian bawah tidak dapat menahan beban dari atas, hal ini juga dikarenakan gedung tidak direncanakan untuk menahan beban seperti pada kasus ini.
Karena hal inilah maka Gedung WTC dapat hancur seperti yang kita tahu.
Jenis Tube mempunyai kelebihan yaitu dapat digunakan pada ketinggian berapa pun tetapi juga mempunyai kelemahan yaitu jika rangka luar yang merupakan kolom utama rusak maka seluruh bangunan akan rusak disebabkan oleh pada bagian tengah gedung tidak mempunyai elemen penguat/kosong (seperti sebuah ruangan yang sangat luas tanpa ada kolom - kolom penyanggah).

Share

1 komentar:

clairvoyant*ling said...

wew... dikau belakangan ini nulisnya berbau sipil smuanya eheheh.... jd kagok bacanya nor ^o^ tp gpp dech dpt pengetahuan tambahan

Ikuuuut yuuuuks ........