Friday, January 30, 2009

NPWP

Akhirnya saya punya NPWP juga :). Hari ini saya dah ngatur jadwal perjalanan, maksud hati setelah daftar NPWP, perjalanan dilanjutkan ke sebelah kantor pajak yaitu Rumah Soekarno trus dlanjutkan ke Fort Malborough disebelah Kampung Cina dan ke Tapak Paderi.
Tetapi perjalanan mengalami perubahan setelah terjadi kesalahan tempat kantor pajak, ternyata saya harus ke kantor pajak yang satunya. Yang penting NPWPnya dah diurus.
Di kantor pajak ada kejadian salah seorang yang ada diruangan tsb yang marah - marah ato curhat kali ya tapi kok suaranya kenceng ya sampe2 seluruh ruangan denger. Sepertinya si doi gak setuju dengan pelayanan pajak gratis tanpa pungli , menurut doi lagi setiap pengurusan administrasi itu harus ada duit administrasinya, walah........ orang seperti ini yang bikin negara kacau. Suasana semakin kacau karena ada yang menimpali pembicaraan si doi dan si 'penimpal' mengatakan kalo aturannya memang gak ada pemungutan dalam pegurusan pajak ini, tetapi karena selama ini di'biasakan' oleh birokrasi pemerintah mulai dari tukang fotokopi sampe yang paling atas mengadakan pemungutan liar. Dan menurut si 'penimpal' lagi sudah saatnya kita membenahi sistem birokrasi di negara kita tercinta ini. Dan sepertinya perdebatan mereka cukup panas.
Kembali ke NPWP, tadi saya mempertanyakan kok petugasnya 'conteng' yang PPh pasal 29 bukannya PPh pasal 21, dan kemudian dijelaskan dengan singkat padat dan jelas.
Sebenarnya saya juga pengen membuktikan kebenaran tentang pengurusan NPWP tanpa dipungut bayaran. Ternyata...... Benar........
Soalnya saya paling gak mau berurusan dengan birokrasi pemerintah karena selalu mendapat pengalaman buruk, mulai dari minta cap untuk legalisir saja, saya harus membayar minimal Rp 10ribu. Setiap meja yang dilewati mengharuskan saya membayarkan sejumlah uang. Yang paling kelewatan yang pernah saya alami adalah saya bertanya kepada salah seorang staff pemda di salah satu kabupaten di Indonesia tercinta mengenai tempat/ruangan yang saya tuju yang mengharuskan saya harus memberikan uang rokok. Gila........ benar-benar gila........
Makanya sejak itu saya gak mau berurusan dengan birokrasi pemerintah........
Dan berniat gak akan mau menjadi PNS pemda kecuali PNS Guru/Dosen....
Alhamdulillah, akhirnya saya mengalami juga birokrasi yang sebenar - benarnya birokrasi..... Semoga ini seterusnya dan berlaku disetiap kantor pemerintah. Amin
Kembali ke NPWP lagi, menurut petugasnya tadi kartu NPWP saya bisa selesai Insha Allah hari selasa minggu depan.

Share

0 komentar:

Ikuuuut yuuuuks ........