Monday, February 2, 2009

Putera Daerah Bengkulu

Dua kata yaitu 'Putera Daerah', sering didengungkan kalo Pilkada dan Pemilu menjelang. Yang lebih gencarnya lagi pada saat pemilihan kepala daerah baik itu Bupati, Walikota dan Gubernur. Sepertinya kata ini yaitu 'Putera Daerah' menjadi senjata pamungkas atu senjata andalan untuk menarik peminat atau pemilih. Malah ajang - ajang 'idol' ato apalah mulai memakai kata - kata ini. Tetapi kata - kata ini menjadi tidak berarti setelah kemenangan diraih. Kata - kata ini dan janji - janji yang diucapkan menjadi seperti uap air kubangan, maksudnya dilupakan malah bukan perbaikan yang diberi tetapi kerusakan dan korupsi yang terjadi.
Seperti kekecewaan seorang Bapak yang satu mobil dengan saya dalam perjalanan dari Bengkulu - Palembang semalam.
Kekecewaan beliau ini dibagi dengan kami - kami satu mobil, ini juga beliau keluarkan karena keluhan dari Pak Sopir karena setiap 10 meter jalan terdapat lubang - lubang menganga yang kalo tidak hati - hati dapat menyebabkan celaka bagi pengguna jalan.
Saya sebagai orang Bengkulu sunggu merasa malu walaupun separuh hidup saya tidak tinggal di Bengkulu.
Dan menurut saya, bukan si Bapak ini saja yang kecewa dengan kondisi kampung halaman tercinta, semua orang yang tinggal di Bengkulu juga kecewa. Sepanjang jalan baik itu dalam kota maupun luar kota terdapat jalan rusak dengan lubang menganga dan jalanan longsor. Dan sepertinya belum ada 'bau - bau' untuk diperbaiki oleh orang yang telah dipilih untuk menjadi pemimpin di Bengkulu karena janji - janji mereka waktu kampanye dan memanggil diri mereka sebagai 'Putera Daerah Bengkulu'.
Curahan hati si Bapak lagi kalo sekarang para pemimpin - pemimpin sibuk memperkaya diri mereka dan keluarganya.
Menurut saya tidak harus orang yang Putera Daerah Bengkulu yang dapat membangun Bengkulu, tetapi seorang pemimpin yang benar - benar mau membangun Bengkulu dengan cintanya kepada Bengkulu bukan karena cinta kepada kekuasaan/uang.
Yang selama ini memimpin Bengkulu bukanlah sebenar - benarnya Putera Daerah Bengkulu tetapi sebagai Putera Daerah Bengkulu Imitasi.
Semoga dimasa yang akan datang Bengkulu memiliki Pemimpin yang amanah, yang cinta dan ingin membangun Bengkulu.

Share

0 komentar:

Ikuuuut yuuuuks ........