Wednesday, October 15, 2008

Resesi Ekonomi Global

Kata - kata Resesi Ekonomi Global pada satu bulan terakhir ini lagi menjadi primadona, dalam artian paling sering diserukan/dikeluarkan, situasi resesi ini walaupun katanya yang terkena dampak paling parah adalah Amerika tetapi karena Amerika selalu bertindak bak penguasa dunia jadi banyak negara yang kena imbasnya apalagi negara - negara yang sangat mendewa - dewakan dan mengagung - agungkan Amerika, negara yang sangat tergantung kepada Dollarnya Amerika, juga negara - negara yang segala sesuatunya mengkiblatkan diri kepada Amerika.
Jadi ingat waktu dulu - dulu malah sekarang masih banyak orang - orang kita sangat bangga kalo berhubungan atau membicarakan tentang Amerika walaupun kesana aja belum pernah atau cuma lihatnya di TV. Atau gak sengaja lagi makan siang di Restoran di Mall mendengarkan ibu - ibu arisan sepertinya para ibu dari kalangan yang berkelas yang lagi cerita tentang anaknya yang sedang berada di Amerika
" Anak saya si.... sekarang lagi kuliah di Amerika lho"
atau " hebat ya putrinya bu... dapat suami orang Amerika"
atau ada lagi " kalo disini sich jauh beda dengan di Amerika".
Rasanya ana pengen ngomong juga ke tu ibu - ibu " Lah iyalah bu sini kan Plembang bukan Amerika"
Waktu gak sengaja mendengarkan itu ada rasa...apa ya... yang pasti bukan rasa iri karena ana kalo ditanya teman - teman dulu negara mana yang akan saya datangi kalo ana mempunyai rezeki yang berlebih, saya jawabnya dengan memberikan daftar di urutan pertama yang pasti Mekkah (ya iya dunk... ), Jepang, Korea, Mesir, London, Europe (kecuali kota Paris), Afrika, dll. Sedangkan daftar negara yang gak terpikir diurutan pertama yang menempati adalah Amerika, Australia, Singapura, Thailand, kota Paris, India, untuk sementara daftarnya belum nambah karena rezekinya juga belum nambah.Biasanya ada yang nanya walaupun gratis gimana? jawabannya kalo ada pilihan alokasi ke tempat lain mungkin pilih dialokasikan ke negara lain aja dech kecuali yang 6 itu.
Balik ke Resesi ekonomi global (kok nyimpangnya jauh juga ya... ), yang paling berpengaruh adalah pasar modal, jual beli saham, dan harga emas (soalnya ibu - ibu diangkot sering membahas tentang naiknya harga emas). Gimana ya nasib teman - teman yang bermain Forex, rugi berapa mereka yach...
Soalnya banyak teman di kantor dulu yang bermain Forex sampe rela gak nerusin kontrak biar bisa konsen di Forex. Salah satunya teman satu kos nich sampe sekarang belum keliatan nongol sejak mudik lebaran. Teman yang satu ini paling getol dulu tuch berbisnis seperti jual Dinar Irak, trus Forex. ampe ana dan beberapa teman yang cewek di kantor ikut beli Dinar Irak juga (kalo gak sengaja minggu kemaren nemu dalam File fotocopy ijazah mungkin ana dah lupa kalo punya mata uang Dinar . Pengen nanya juga sich ke teman itu kok sampe sekarang belum nongol dan gimana kabar Forexnya sekarang, tapi segan juga.
Moga aja Resesinya Amerika gak berdampak terlalu besar ke kita bangsa Indonesia soalnya kita Indonesia bukan Amerika, ya gak... Amin.

Share

0 komentar:

Ikuuuut yuuuuks ........