Saturday, November 29, 2008

Jum'at Story

Setelah sholat Subuh, mataku berat sekali dan membimbing badanku ketempat semula bersembunyi dibawah hangatnya selimut tebal karena udara diluar dingin menusuk dan hujan gerimis mengundang lelap tidurku. Mataku terbuka ketika mendengar suara sepeda motor yang memecah suasana Jum’at pagi. Dengan kesadaran yang belum pulih dan raga yang baru separuh kembali ketubuh setelah terbang menari –nari di alam mimpi, kubuka mataku untuk melihat jam yang ada diatas meja sebelah tempatku tidur, masha Allah… jam 7.15. Dengan sekuat tenaga yang dalam ‘mode malas ‘ berusaha menyeret tubuhku untuk mengambil handuk dan bergegas ke kamar mandi. Sebelum mengguyurkan air sempat terpikir olehku untuk tidak masuk kerja dengan alas an karena dkantor lagi gak ada pekerjaan, tapi stelah diingat – ingat ternyata saya masih mempunyai hutang satu email ke Nation.
Akhirnya diputuskan untuk kekantor walaupun cuma 2,5 jam, karena jam 2 siang ada kuliah di kampus. Sesampainya dikantor dapat berita dari teman – teman, kalo semuanya kompak untuk ngadain pemogokan selama minimal 1 minggu karena gak ada follow up dari IGTL tentang kejelasan status gaji yang setengah bulan belum dibayarkan dan pay slip serta status PPH dan Jamsostek, karena setiap dipertanyakan hal – hal tersebut, pihak Management IGTLnya selalu menghindar.
Setelah koneksi internet tersambung ke gmail, saya melihat ada email yang agak aneh menurutku di Inbox, isinya kalo ada pemotongan untuk cost communication sebesar 50 % dengan alas an Krisis Ekonomi Global. Alasan yang gak masuk akal bagi kami karena selama di IGTL ini untuk komunikasi aja kami gak dikasih, kok tiba – tiba bisa ada email dengan isi biaya komunikasi dipotong 50%. Trus yang mau dipotong yang mana ya?
Setelah sholat zhuhur, dengan berbekal tas berisi buku – buku kuliah dan laptop akhirnya saya meninggalkan kantor menuju ke Kampus Pasca Sarjana Unsri. Biasanya setelah selesai jam kuliah, saya balik lagi ke kantor tapi untuk hari ini sepertinya lebih baik kalo saya balik ke rumah dan melanjutkan tidur pagi saya yang terputus pagi tadi dan menggantinya dengan tidur sore. (he… he… he… )
Karena terlalu lelap tidurnya alhasil adzan mghrib terlewat dan terbangun jam 6.30, dan langsung bergegas ngambil wudhu untuk maghrib-an.
Setelah maghrib bingung mau ngapain, oh ya… tumpukan buku yang belum dibaca masih lumayan ada yang belum terbuka plastic bungkusnya. Akhirnya buku yang terpilih untuk dibaca, tepatnya diselesaikan karena buku ini seperti biasanya dah pernah dibaca secara sekilas info (he… he… he…) adalah buku dengan judul to Kill a Mocking Bird. Pokoknya harus selesai dibaca… bukunya touchful buanget, bercerita tentang kehidupan sebuah keluarga dengan ayah (Atticus Finch) yang bijaksana yang membesarkan dan mendidik dua orang putra putri (Jeremy Finch/Jem, Jean Louise Finch/scout) yang dibantu oleh seorang pembantu yang setia (Calpurnia).
To Kill a Mocking Bird is an amazing book “ kau tidak akan pernah bisa memahami seseorang hingga kau melihat segala sesuatu dari sudut pandangnya….. hingga kau menyusup ke balik kulitnya dan menjalani hdup dengan caranya” –Harper Lee-

Share

0 komentar:

Ikuuuut yuuuuks ........